简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Data Ketenagakerjaan AS Ditunda, Prospek Emas Masih Tidak Jelas
Ikhtisar:Laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS untuk Januari yang semula dijadwalkan rilis pada Jumat (6 Februari), bersama dengan data pembukaan lowongan kerja JOLTS, telah dikonfirmasi mengalami penundaan. Peny
Laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS untuk Januari yang semula dijadwalkan rilis pada Jumat (6 Februari), bersama dengan data pembukaan lowongan kerja JOLTS, telah dikonfirmasi mengalami penundaan. Penyebab utamanya adalah “technical government shutdown” di Amerika Serikat, yang membuat Biro Statistik Ketenagakerjaan (BLS) tidak dapat merilis data tepat waktu. Kondisi ini mendorong pasar memasuki fase kekosongan data ekonomi utama.
Dampak terhadap emas:
Tanpa panduan penting dari data NFP, pergerakan pasar dalam jangka pendek akan lebih bergantung pada pernyataan pejabat Federal Reserve serta sinyal teknikal. Ketidakpastian umumnya mendukung aset lindung nilai. Oleh karena itu, sebelum data resmi dirilis, harga emas cenderung bergerak sideways dengan bias menguat.
Risiko Tersembunyi: Data Ketenagakerjaan Diduga Terlalu Dioptimalkan
Fokus pasar kini bergeser dari pertanyaan “berapa banyak lapangan kerja bertambah di Januari” menjadi “seberapa besar data tahun lalu sebenarnya terlalu dilebihkan”. Sejumlah bank investasi besar seperti Barclays dan Citigroup telah menyampaikan peringatan terbaru.

Skala revisi:
Total lapangan kerja sepanjang tahun 2025 berpotensi direvisi turun hingga sekitar 1 juta pekerjaan, yang berarti rata-rata penambahan bulanan sebelumnya kemungkinan terlalu tinggi sebesar 80–90 ribu pekerjaan.
Kondisi riil di lapangan:
Gelombang PHK besar-besaran dari perusahaan raksasa seperti Amazon dan UPS, ditambah dengan penurunan hiring rate pada data JOLTS, menunjukkan bahwa pelemahan pasar tenaga kerja yang sesungguhnya mungkin jauh lebih serius dibandingkan angka resmi saat ini.
Implikasi bagi emas:
Jika pasar mengonfirmasi bahwa “ketahanan tenaga kerja 2025” hanyalah ilusi statistik, maka fokus kebijakan The Fed akan lebih cepat bergeser ke perlindungan lapangan kerja. Penguatan ekspektasi penurunan suku bunga ini menjadi penggerak utama kenaikan harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.
Strategi Perdagangan Emas
Di tengah absennya data dan potensi revisi ekspektasi, logika pergerakan emas saat ini relatif jelas:
Dukungan sentimen safe haven:
Government shutdown meningkatkan ketidakpastian politik. Sebagai aset lindung nilai tradisional, ruang koreksi emas relatif terbatas.
Perubahan kerangka penilaian:
Pasar mulai melakukan pricing lebih awal terhadap risiko penurunan ketenagakerjaan. Jika data revisi mendatang mengonfirmasi pelemahan signifikan, emas berpeluang menembus area resistance saat ini.
Fokus teknikal:
Dalam pekan tanpa data NFP, indikator alternatif seperti klaim pengangguran mingguan menjadi acuan penting.
Analisis Harga Emas
Latar belakang fundamental:
Donald Trump mengusulkan tokoh hawkish Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve, memicu revisi besar pada ekspektasi penurunan suku bunga. Pada saat yang sama, CME Group menaikkan margin secara signifikan, memicu aksi forced liquidation yang agresif di sisi long.
Pergerakan harga:
Saat ini harga emas berada dalam fase konsolidasi rendah di kisaran 4750 – 4850. Meski sempat rebound cepat dari level 4404, harga di sekitar 4811 masih berada di bawah moving average 5 dan 10 hari, menandakan kontrol tren menengah masih dipegang oleh pihak bearish.
Sinyal indikator:
RSI memang telah bangkit dari area oversold (di bawah 20) menuju sekitar 40, namun MACD masih dalam kondisi death cross dan bergerak turun. Ini mengindikasikan bahwa kenaikan saat ini lebih menyerupai dead cat bounce, bukan pembalikan tren yang valid.
Level Teknis Penting
Resistance jangka pendek: 4855 – 4885
Area ini merupakan puncak harian dan titik kegagalan rebound sebelumnya. Gagal menembus zona ini meningkatkan risiko koreksi lanjutan.
Resistance kuat: 5010
Bekas area support yang kini berubah menjadi “plafon harga”. Selama level psikologis 5000 belum berhasil direbut kembali, risiko penurunan masih mendominasi.
Area support (zona pertahanan):
Support pertama: 4746
Penembusan ke bawah level ini menandakan melemahnya momentum rebound.
Garis hidup-mati: 4360 – 4404
Ini merupakan dasar dari penurunan tajam sebelumnya. Jika level ini kembali ditembus, ruang penurunan dapat terbuka hingga area 4000.
Peringatan Risiko
Kesimpulan:
Jangan terjebak oleh “kekosongan data” sementara. Tren dasar pelemahan pasar tenaga kerja justru semakin menguat. Selama asumsi bahwa data ketenagakerjaan terlalu dilebihkan tetap valid, fondasi tren bullish emas masih kokoh.

Pandangan, analisis, riset, harga, dan informasi lain di atas disajikan semata-mata sebagai komentar pasar umum dan tidak mencerminkan sikap resmi platform ini. Setiap pembaca bertanggung jawab penuh atas risiko masing-masing. Harap melakukan transaksi dengan pertimbangan yang matang.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

