简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Harga Emas Turun di Bawah 4.400
Ikhtisar:Di bawah tekanan ganda berupa pengetatan likuiditas menjelang akhir tahun serta aksi ambil untung yang terkonsentrasi, pasar emas dan perak global mengalami koreksi signifikan pada hari Senin, mengakh
Di bawah tekanan ganda berupa pengetatan likuiditas menjelang akhir tahun serta aksi ambil untung yang terkonsentrasi, pasar emas dan perak global mengalami koreksi signifikan pada hari Senin, mengakhiri reli kuat yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Di antara keduanya, perak mencatat penurunan paling tajam, dengan penurunan harian terbesar dalam hampir empat tahun, mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang cepat menuju sikap lebih defensif.
Harga emas spot sempat anjlok sekitar 5% intraday, menjadi penurunan harian terbesar sejak akhir Oktober, dan pada sesi Asia diperdagangkan stabil di kisaran USD 4.330 per ons. Sementara itu, perak sempat jatuh hingga 11%, merupakan koreksi terdalam sejak September 2020, dengan harga sementara bertahan di atas USD 71 per ons.
Likuiditas perdagangan yang menipis turut memperbesar volatilitas dan menjadi latar belakang penting dari koreksi kali ini. Pelaku pasar secara umum menilai bahwa kenaikan harga emas dan perak sebelumnya sudah terlalu cepat, sehingga aksi ambil untung menjelang akhir tahun merupakan fenomena musiman yang wajar. Secara historis, logam mulia memang cenderung mengalami fluktuasi tajam di periode pergantian tahun.
Dari sisi teknikal, sinyal peringatan sebenarnya telah muncul lebih awal. Indikator RSI 14 hari menunjukkan emas berada di area overbought dalam waktu yang cukup lama. Sementara itu, perak telah melonjak lebih dari 25% sejak pertengahan Desember, dengan RSI bertahan di atas level 70, menandakan momentum jangka pendek yang terlalu panas dan tekanan koreksi yang semakin nyata.
Sebelumnya, harga perak sempat menembus USD 84 per ons, terutama didorong oleh kuatnya permintaan investasi dari Tiongkok, yang menyebabkan premi harga spot Shanghai terhadap pasar London melebar hingga USD 8 per ons, tertinggi sepanjang sejarah. Namun, dalam kondisi likuiditas yang mengetat, premi semacam ini biasanya paling rentan terkoreksi dengan cepat, sehingga mempercepat tekanan penurunan harga.
Untuk menekan spekulasi berlebihan, Chicago Mercantile Exchange (CME) telah menaikkan persyaratan margin pada beberapa kontrak futures perak. Pasar menilai langkah ini berpotensi memaksa posisi dengan leverage tinggi untuk keluar, sehingga dalam jangka pendek membantu meredam volatilitas harga.
Secara keseluruhan, koreksi emas dan perak kali ini lebih mencerminkan penyesuaian teknikal setelah kondisi overheat di level tinggi, bukan pembalikan tren fundamental. Dalam jangka pendek, pasar masih perlu mencerna tekanan dari penyesuaian likuiditas dan leverage. Sementara arah jangka menengah hingga panjang tetap akan ditentukan oleh permintaan fisik, kebijakan bank sentral, serta ketidakpastian kebijakan global.
Analisis Teknikal Emas

Setelah gagal menembus level tertinggi sebelumnya, emas pada timeframe H1 menunjukkan penurunan tajam dengan rangkaian candlestick bearish panjang. Harga dengan cepat turun dari area puncak, mengindikasikan melemahnya momentum bullish dalam jangka pendek, seiring pasar memasuki fase deleveraging dan realisasi keuntungan.
Dari sisi struktur harga:
Harga turun tajam dari area tinggi dan menembus zona konsolidasi sebelumnya
Momentum penurunan terkonsentrasi dengan rangkaian candlestick kuat, mencerminkan aksi jual berbasis sentimen
Setelah penurunan cepat, harga bergerak sideways tanpa memperluas penurunan lebih lanjut
Berdasarkan analisis MACD:
Histogram terus melebar ke arah negatif
Momentum penurunan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti
Setiap kenaikan harga cenderung bersifat pullback teknikal
Tren jangka pendek: Konsolidasi dengan bias bearish
Syarat perubahan struktur menjadi bullish:
Harga harus kembali menembus dan bertahan stabil di atas level 4.400
Sebaliknya, jika level 4.300 ditembus ke bawah, hal ini akan mengonfirmasi fase koreksi yang lebih dalam.
Resistance: USD 4.400 per ons
Support: USD 4.350 / USD 4.300 per ons
Peringatan Risiko:
Pandangan, analisis, riset, harga, maupun informasi lainnya dalam laporan ini disajikan semata-mata sebagai komentar pasar umum dan tidak mencerminkan posisi resmi platform ini. Setiap pembaca bertanggung jawab penuh atas risiko yang timbul dari keputusan investasinya. Harap melakukan transaksi secara bijak.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
