简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Logam Mulia Memasuki “Mode Gila” Pasca Natal, Risiko Kenaikan Margin Perlu Diwaspadai
Ikhtisar:Tinjauan PasarPada hari Jumat, yang menandai awal pekan perdagangan terakhir tahun 2025, pasar saham AS bergerak konsolidatif di dekat level tertinggi historis. Indeks SP 500 kini hanya berjarak sekit
Tinjauan Pasar
Pada hari Jumat, yang menandai awal pekan perdagangan terakhir tahun 2025, pasar saham AS bergerak konsolidatif di dekat level tertinggi historis. Indeks S&P 500 kini hanya berjarak sekitar 1% dari level psikologis 7.000 poin. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan indeks ini berpeluang menembus level tersebut dalam pekan ini, sekaligus menutup tahun 2025 yang kuat dengan catatan positif.
Meski sektor teknologi menunjukkan tanda-tanda pelemahan dalam beberapa waktu terakhir, penguatan sektor keuangan, kesehatan, serta saham berkapitalisasi kecil berhasil menopang luasnya reli pasar. Dari sisi saham individual, sentimen sektor semikonduktor membaik seiring kenaikan saham SK Hynix, sementara kabar rencana Leapmotor menerbitkan saham kepada FAW Group turut menarik perhatian pasar.
Dari sisi makroekonomi dan pasar valuta asing, risalah rapat Federal Reserve bulan Desember dijadwalkan rilis pekan ini, dengan fokus utama tertuju pada arah dan tempo penurunan suku bunga pada 2026. Indeks dolar AS bergerak fluktuatif di sekitar level 99, sementara renminbi menunjukkan momentum internal yang kuat dan melanjutkan tren apresiasi. Yen Jepang mencatat penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong oleh sikap kebijakan yang tercermin dalam ringkasan pandangan rapat Bank of Japan.
Pasar komoditas kembali menjadi pusat perhatian global:
Lonjakan Logam Mulia
Kelangkaan pasokan fisik di pasar perak London terus memburuk. Harga perak spot melonjak hampir 5% intraday dan menembus USD 83 per ons, sementara kontrak perak berjangka di New York naik lebih dari 6%. Harga emas spot bergerak konsolidatif di atas USD 4.530 per ons, sedangkan emas berjangka berhasil menembus USD 4.580. CME Group telah mengumumkan kenaikan margin pasca penutupan perdagangan guna meredam risiko volatilitas ekstrem.
Rebound Harga Minyak
Meski pernyataan Donald Trump mengenai potensi kesepakatan dalam negosiasi Rusia–Ukraina sempat menekan permintaan aset lindung nilai, harga minyak Brent mendapatkan dukungan di area bawah dan kembali menembus USD 61 per barel. Di pasar kripto, Bitcoin menunjukkan kinerja stabil dan kembali melampaui level USD 88.000. Pelaku pasar kini menanti apakah aset digital tersebut mampu melancarkan reli lanjutan menjelang akhir tahun.
Sorotan Utama
● CME Group Menaikkan Margin untuk Seluruh Produk Logam
Sebagai bursa derivatif terbesar di dunia, CME Group pada 26 Desember mengumumkan penyesuaian besar terhadap persyaratan margin. Mulai setelah penutupan perdagangan pada 29 Desember (Senin), margin untuk kontrak berjangka emas, perak, litium, serta logam lainnya akan dinaikkan secara menyeluruh.
Pelaku pasar menilai langkah ini mencerminkan kekhawatiran mendalam bursa terhadap volatilitas ekstrem di pasar logam mulia saat ini. CME menyatakan bahwa penyesuaian margin dilakukan untuk memastikan kecukupan agunan dan stabilitas pasar. Kenaikan margin mencakup kontrak emas, perak, paladium, platinum, serta litium, termasuk kontrak standar, mini, dan mikro, serta kontrak berbasis harga penyelesaian (TAS). Hampir seluruh produk logam inti di CME terdampak oleh kebijakan ini.
● Kripto Menjadi Instrumen “Optimasi Pajak” Investor AS
Di tengah lonjakan pasar saham AS dan koreksi harga Bitcoin sepanjang tahun ini, investor AS memanfaatkan periode akhir tahun untuk menjual aset kripto yang merugi guna mengurangi beban pajak. Berbeda dengan saham, aset kripto spot tidak tunduk pada aturan wash sale, sehingga kerugian dari penjualan Bitcoin dapat digunakan untuk mengimbangi pajak atas keuntungan saham.
Strategi “menjual saat turun” ini meningkat signifikan menjelang akhir tahun dan menjadi alat penting bagi investor dalam menghadapi divergensi pasar sekaligus menekan kewajiban pajak.
Fokus Data Ekonomi
23:00 (AS)
Indeks Penjualan Rumah Tertunda AS (MoM) – November
23:30 (AS)
Persediaan Minyak Mentah EIA AS untuk pekan yang berakhir 19 Desember (ribu barel)
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
